Referensi Tarif Penerjemahan (Inggris-Indonesia)

Disclaimer: Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi penulis. Harga atau tarif di lapangan bisa jadi berbeda. Jangan jadikan tulisan ini sebagai satu-satunya sumber referensi. Variabel penentu tarif penerjemahan sangat banyak. Kalau Anda seorang klien, selalu ketahui kebutuhan dan budget Anda. Jika Anda penerjemah pemula, selalu pertimbangan teks, usaha dan waktu yang diperlukan untuk menerjemahkan, serta cari tahu harga pasar terkini.

 

Via (calon klien): “Mbak, terjemahan Inggris-Indonesia sehalaman berapa, ya?”

Aryo (penerjemah pemula): “Tarif penerjemah Inggris-Indonesia umumnya berapa, sih?”

Sebagai penerjemah lepas, saya sering menerima pertanyaan terkait tarif penerjemahan untuk pasangan bahasa Inggris dan Indonesia. Pertanyaan biasanya datang dari calon klien atau rekan penerjemah pemula. Rupanya, pengetahuan masyarakat umum tentang tarif penerjemahan masih sangat kurang. Karena awamnya masyarakat tentang topik ini, masih banyak yang beranggapan bahwa menerjemahkan adalah pekerjaan sepele dan tarifnya pun diasumsikan ‘rendah’ atau ‘murah’. Padahal, profesi penerjemah sama saja dengan profesi-profesi lainnya, seperti pengacara, dokter, akuntan, arsitek, atau software developer, yang memerlukan keterampilan dan pengetahuan.

Nah, kali ini saya berinisiatif untuk menulis soal tarif penerjemahan khusus untuk pasangan bahasa Inggris dan Indonesia. Tarif yang saya maksud dalam tulisan ini mengacu pada tarif penerjemah lepas atau freelance. Saya tidak berbicara tentang tarif penerjemah yang bekerja pada perusahaan penerbitan atau agensi terjemahan. Informasi yang ada di sini bisa berguna baik untuk masyarakat umum, pencari jasa penerjemah, atau penerjemah (pemula) yang sedang mencari informasi seputar tarif penerjemahan.

Berdasarkan jenis teks yang diterjemahkan, ada 2 jenis tarif penerjemahan: terjemahan buku dan nonbuku. Tarif penerjemahan buku berkisar antara Rp8,5 dan Rp20 per karakter atau bermula dari Rp10.000 per halaman jadi (untuk pasangan bahasa Inggris-Indonesia).1 Sementara itu, terjemahan nonbuku tarifnya disarankan mulai dari Rp152.000/halaman jadi. 2 Kalau satu halaman jadi berisi 300 kata, maka kira-kira tarif terjemahan nonbuku yang disarankan adalah Rp506/kata. Dari mana tarif ini berasal? Tarif ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan PMK No. 65/PMK.02 Tahun 2015 Tentang Perubahan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2016 yang mengatur Satuan Biaya Penerjemahan dan Pengetikan (halaman 61 butir 5).3 Silakan buka website HPI untuk informasi selengkapnya. Mengapa bisa jauh sekali perbedaan tarif penerjemahan buku dan nonbuku? Karena biasanya untuk penerjemahan buku penerbit menggunakan tarif borongan, misalnya sekian juta rupiah untuk penerjemahan satu buku yang berisi sekian ratus halaman. Jadi tidak dihitung per kata atau halaman.

Berdasarkan jenis penerjemahnya, tarif penerjemahan dibagi menjadi 2 juga: tarif penerjemah tersumpah (sworn translator) dan penerjemah nontersumpah. Apa bedanya penerjemah tersumpah dan nontersumpah? Penerjemah tersumpah adalah penerjemah yang memiliki sertifikat dan izin resmi untuk menerjemahkan dokumen hukum/legal seperti ijazah, sertifikat rumah, KK, KTP, dsb. Penerjemah ini biasanya memiliki nomor dan cap sendiri. Untuk menerjemahkan teks nonhukum sebenarnya tidak perlu meminta jasa penerjemah tersumpah. Namun, karena kurangnya pengetahuan masyarakat kita tentang dunia terjemahan, banyak klien yang hanya mau menggunakan jasa penerjemah tersumpah. Padahal, jumlah penerjemah tersumpah jauh lebih sedikit daripada yang nontersumpah. Kembali ke masalah tarif. Karena biasanya tingkat kesulitan dokumen hukum lebih tinggi, maka tarif penerjemah tersumpah juga lebih mahal. Contohnya, jasa seorang penerjemah tersumpah untuk pasangan bahasa Inggris-Indonesia kurang lebih berkisar antara Rp160.000-180.000/halaman jadi.

Penerjemah nontersumpah sendiri terbagi lagi menjadi 2: penerjemah pemula dan penerjemah senior. Umumnya, tarif penerjemah pemula, misalnya mahasiswa yang baru lulus kuliah, di bawah penerjemah ‘senior’. Kata ‘senior’ di sini dapat mengacu pada penerjemah yang sudah berkecimpung di dunia penerjemahan lebih dari 5 tahun atau yang jam terbangnya sudah banyak, misalnya sudah menerjemahkan lebih dari 500.000 kata atau sudah menerjemahkan banyak buku/teks. Beberapa penerjemah pemula yang saya kenal memiliki tarif antara Rp30.000-60.000 per halaman jadi. Sementara, penerjemah yang lebih senior tarifnya cenderung lebih tinggi dari penerjemah pemula. Ada yang mengikuti acuan tarif Peraturan Menteri Keuangan yang sudah saya sebutkan di atas (Rp152.000/halaman jadi), ada pula yang di atas itu (misalnya Rp180.000-Rp200.000/halaman jadi).

Berdasarkan kliennya, ada 2 jenis tarif penerjemahan: tarif penerjemahan untuk klien lokal dan klien internasional. Klien lokal (walau tidak semua) memiliki daya beli yang relatif lebih rendah dari klien yang berasal dari luar negeri. Jadi tarif yang biasanya dikenakan ke klien lokal di bawah klien luar negeri. Sebagai perbandingan, klien lokal mungkin hanya sanggup membayar maksimal Rp90.000/halaman jadi atau Rp300/kata sumber, sementara klien luar bisa membayar Rp180.000/halaman jadi atau sekitar Rp600 atau USD 0.045/kata sumber.

Klien ‘internasional’ pun sering kali memiliki daya beli yang berbeda pula. Klien agensi terjemahan yang berada di Asia umumnya membayar penerjemah dengan tarif yang lebih rendah dari klien agensi terjemahan yang berbasis di Eropa atau Amerika Serikat. Misalnya, klien Asia mungkin menawarkan tarif 0.02-0.05 USD/kata sumber sementara klien agensi yang berbasis di Amerika atau Eropa mungkin bisa menawarkan tarif antara 0.06-0.1 USD/kata sumber. Perlu diingat bahwa penggunaan USD dalam tulisan ini mengacu pada mata uang standar yang biasa digunakan klien internasional. Pada realitanya, penerjemah bisa saja menerima tarif dalam SGD, Euro, GBP, dst.

 

Referensi Tarif Penerjemahan Nonbuku Penerjemah Freelance

No. Pasangan Bahasa Satuan Penerjemah      Klien Tarif
1 Inggris-Indonesia Halaman jadi Pemula Lokal Rp30.000-Rp90.000
2 Inggris-Indonesia Halaman jadi Senior Lokal Rp100.000-180.000 (atau lebih)
3 Inggris-Indonesia Halaman jadi Tersumpah Lokal Rp160.000-180.000 (atau lebih)
4 Inggris-Indonesia Kata sumber Pemula & Senior (yang lulus tes klien agensi terjemahan) Asia USD 0.02-0.05
5 Inggris-Indonesia Kata sumber Pemula & Senior (yang lulus tes klien agensi terjemahan) Eropa & AS USD 0.06 – 0.1
6 Indonesia-Inggris Halaman jadi Pemula Lokal Rp30.000-Rp90.000
7 Indonesia-Inggris Halaman jadi Senior Lokal Rp100.000-180.000 (atau lebih)

 

Pada tabel di atas, saya menyamaratakan tarif terjemahan untuk pasangan bahasa Inggris-Indonesia dan Indonesia-Inggris. Ini semata karena memang banyak penerjemah yang saya kenal tidak membedakan tarifnya. Namun, ada pula penerjemah yang membedakan tarifnya. Terjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris umumnya lebih sulit karena Inggris bukanlah bahasa ibu kebanyakan orang Indonesia, sehingga tarifnya pun lebih tinggi. Saya tidak tahu persisnya seberapa besar perbedaannya. Namun, saya pribadi menetapkan tarif 20% lebih mahal untuk pasangan bahasa Indonesia-Inggris. Karena tidak ada acuan yang pasti, tarif harus ditanyakan langsung ke penerjemah yang bersangkutan. Perlu diingat pula bahwa tidak semua penerjemah menawarkan jasa penerjemahan untuk pasangan bahasa Indonesia-Inggris. Alasannya bervariasi, ada yang semata karena tidak mau/suka, ada pula yang merasa penguasaan gramatika bahasa Inggrisnya tidak cukup baik untuk menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Untuk tarif penyuntingan (editing dan proofreading), biasanya tarifnya setengah dari tarif terjemahan. Klien internasional juga ada yang menetapkan tarif penyuntingan per jam, misalnya 20-30 USD untuk menyunting 1000 kata (3-4 halaman) dalam 1 jam.

Seluruh tarif di atas bukanlah harga mati. Ada banyak variabel yang menentukan tarif penerjemahan. Penerjemah bisa saja memberikan diskon jika volume proyek terjemahannya cukup besar. Sebaliknya, penerjemah juga bisa membebankan biaya ekstra jika klien membutuhkan hasil yang ‘kilat’ (kurang dari 24 jam) atau jika materinya terhitung sulit dan membutuhkan banyak riset.

Mengenai kualitas terjemahan, tarif terjemahan memang tidak bisa 100% menjamin mutu dan kualitas. Ada penerjemah berkualitas yang tarifnya tidak terlalu tinggi, ada pula penerjemah yang kualitas terjemahannya ‘kurang bagus’ namun tarifnya termasuk tinggi. Sebagai calon klien, Anda berhak meminta sampel terjemahan untuk melihat apakah kualitas terjemahannya memenuhi standar Anda. Yang jelas, jangan berharap terlalu banyak dari hasil terjemahan yang tarifnya cenderung rendah. Anda juga bisa curiga jika seorang penerjemah menawarkan tarif yang terlalu murah. Bagaimanapun, menerjemahkan membutuhkan tenaga, keterampilan, dan usaha yang tidak sedikit. Penerjemah senior umumnya paham betul hal ini sehingga mereka bisa mengenakan tarif yang ‘lumayan’ atau jauh di atas tarif penerjemah pemula.

Jika Anda seorang penerjemah pemula, atau orang yang baru aktif kembali di dunia penerjemahan, sebaiknya perhitungkan effort, waktu, serta teks yang akan diterjemahkan. Lebih baik lagi jika Anda mencari referensi tarif terjemahan di website yang khusus menyasar penerjemah freelance seperti ProZ dan Translatorscafe.

 

Cheers,

Haura Emilia

WhatsApp Image 2017-07-24 at 2.59.10 PM

 

Referensi:

1,2,3Acuan Tarif Penerjemahan. Begum, Dina. http://www.hpi.or.id/acuan-tarif-penerjemahan

 

Catatan:

Per halaman jadi umumnya ada sekitar 250-300 kata untuk ukuran kertas A4.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s